Postingan

Menampilkan postingan dari 2021

Sejarah Pura Dangin Carik di Tejakula.

Sejarah Pura Dangin Carik Di Desa Tejakula.   Pura Dangin Carik berdiri kokoh di wilayah Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng—kawasan yang sejak masa Dinasti Warmadewa sekitar abad ke-10 Masehi dikenal dengan nama awal “Hiliran” atau “Paminggir” dalam prasasti kuno. Hingga saat ini, belum ditemukan catatan tertulis yang secara spesifik mencantumkan tahun pendiriannya; keberadaannya terjaga utuh melalui tuturan para sesepuh dan praktik adat yang dijalankan warga secara turun-temurun. Nama “Dangin Carik” sendiri terbentuk dari dua kata bahasa Bali: Dangin bermakna arah timur, sedangkan Carik merujuk pada sebutan wilayah atau banjar setempat, sehingga secara harfiah bermakna “Pura yang berada di sebelah timur kawasan Carik”—sebuah sebutan yang menegaskan letak geografis sekaligus menjadi penanda identitas wilayah yang dijaga bersama, cerminan tata ruang dan keteraturan spiritual masyarakat Tejakula yang menempatkan tempat suci pada posisi yang disepakati bersama. ...

Pura Sekar Desa Tejakula, Simbol Kerukunan Lintas Keyakinan.

Pura Sekar Desa Tejakula, Simbol Kerukunan Lintas Keyakinan. Pura Sekar terletak di Banjar Dinas Tegal Sumaga, Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, tepat di pesisir pantai utara Bali. Belum ditemukan catatan tahun pendirian yang pasti; sejarahnya hidup dan terjaga utuh melalui tuturan para sesepuh serta tradisi lisan yang diwariskan masyarakat setempat secara turun-temurun. Dahulu di dekat lokasi ini terdapat pelabuhan kuno yang pernah ramai menjadi jalur perdagangan laut Nusantara. Konon suatu ketika ada perahu pengangkut padi dan beras yang bocor, lalu terpaksa merapat ke pantai Tejakula. Awak kapalnya diyakini terdiri dari pemeluk Hindu, Buddha, dan Islam; setelah menurunkan muatan, mereka bersemedi dan kemudian menghilang secara misterius, sehingga masyarakat meyakini mereka bukan manusia biasa melainkan sosok-sosok suci. Padi yang diturunkan tumbuh subur di sekitar tempat itu, sehingga wilayahnya disebut “Sekar” yang bermakna bunga atau keindahan yang mekar, dan ...