Sejarah Pura Dangin Carik di Tejakula.
Sejarah Pura Dangin Carik Di Desa Tejakula. Pura Dangin Carik berdiri kokoh di wilayah Desa Tejakula, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng—kawasan yang sejak masa Dinasti Warmadewa sekitar abad ke-10 Masehi dikenal dengan nama awal “Hiliran” atau “Paminggir” dalam prasasti kuno. Hingga saat ini, belum ditemukan catatan tertulis yang secara spesifik mencantumkan tahun pendiriannya; keberadaannya terjaga utuh melalui tuturan para sesepuh dan praktik adat yang dijalankan warga secara turun-temurun. Nama “Dangin Carik” sendiri terbentuk dari dua kata bahasa Bali: Dangin bermakna arah timur, sedangkan Carik merujuk pada sebutan wilayah atau banjar setempat, sehingga secara harfiah bermakna “Pura yang berada di sebelah timur kawasan Carik”—sebuah sebutan yang menegaskan letak geografis sekaligus menjadi penanda identitas wilayah yang dijaga bersama, cerminan tata ruang dan keteraturan spiritual masyarakat Tejakula yang menempatkan tempat suci pada posisi yang disepakati bersama. ...